Jika ada 1 ibarot (dalil atau petunjuk atau kabar berita) yang mendukung/menafikan tentang sesuatu, janganlah berhenti sebelum mendapat ibarot yang bertentangan dengan ibarot pertama.

Jika sudah ketemu, maka selanjutnya:
(1) Pilihlah mana yang kuat, yang pertama atau kedua? atau mana yang awal dan mana yang akhir?

(2) Gabungkanlah kedua ibarat itu jika memungkinkan

Jika baru mendapat 1 ibarot saja, maka curigailah bahwa itu atas dasar nafsumu.

Demikian, 1 cara kerja Ulama yang ini pun jika dipaparkan dan diturunkan lagi akan menjadi berlembar-lembar.

Jika mumet, ya ikut saja…

Nah, ikut itu bahasa arabnya bisa ittaba’a atau qallada, orangnya muttabi’ atau muqallid.