Oleh: Ardi Mawardi

والذى يفطر الصائم عشرة اشياء ما وصل عمدا الى الجوف والرأس والحقنة فى احد السبلين والقيء عمدا والوطئ عمدا فى الفرج والإنزال عن مباشرة والحيض والنفاس والجنون والردة

Perkara yg bisa membatalkan org yg berpuasa ada 10 :
1&2 sampainya/masuknya benda ke rongga dan kepala secara sengaja
3. huqnah (memasukan obat ke dubur/qubul)
4. Muntah disengaja
5. berjimak disengaja
6. keluar sperma sebab saling bersentuhan
7. Haidh
8. Nifas
9. Gila
10. Murtad

kita bahas poin 1&2 dl sisanya utk postingan selanjutnya, faidah diambil dr hasiyah albajuri dan fiqh shiyam syaikh hasan hitoe.

1. jauf (rongga)
*yg dimaksud disini rongga bawaan yg terbuka spt hidung, telinga, tenggorokan, lambung, usus, rongga tempurung kepala dll yg saling tembus/terhubung. jika memasukan benda ke rongga tsb secara sengaja batal puasanya.
*merokok membatalkan puasa.
*mencicipi rasa masakan tanpa menelannya tdk membatalkan.
*menelan ludah dr sumbernya tdk tercampur dg lainnya tdk membatalkan puasa, kecuali jika sengaja dikumpulkan di bibir trus ditelan maka batal.
*lalat, asap, debu dijalan yg tidak sengaja masuk ke rongga tsb tidak membatalkan.
*air yg masuk dan tertelan ke rongga tsb ketika wudlu spt ketika kumur2 atau istinsyaq (memasukan air kehidung) atau masuk ke hidung/mulut/telinga ketika mandi wajib/sunnah tanpa disengaja dan tdk dlm jumlah banyak tdk membatalkan.
*memakai celak tidak membatalkan puasa
*memasukan air ke mata membatalkan puasa krn memasukan benda dr luar ke dalam yg nantinya tersambung ke rongga di kepala, diqiyaskan dg memasukan air ke hidung.

2. Ra’si (kepala)
*yg dimaksud disini untuk menggambarkan batalnya puasa apabila memasukan benda ke rongga yg tidak terbuka/rongga baru, spt disebabkan luka retak dikepala yg tembus ke rongga otak.
*mengobati luka ringan spt di pelipis atau tangan/kaki yg tidak masuk ke rongga tsb tdk membatalkan.
*pengobatan lewat pori2 kulit spt minyak oles, balsem tdk membatalkan krn tdk masuk ke rongga tsb.

Lanjutan dr perkara yg membatalkan puasa :
faidah diambil dr hasyiyah albajuri, fiqh shiyam syaikh hasan hitoe dan fiqh manhaji syaikh dieb bugha.

3. Huqnah
*huqnah syarjiyah adalah memasukan obat lewat qubul/dubur (saluran kencing dan feses) itu membatalkan
*huqnah adhliyah adalah memasukan obat memakai jarum suntik :
-infus (nutrisi makanan) ada yg berpendapat tdk membatalkan krn tdk dimasukan ke rongga/jauf terbuka dan terhubung.
ada jg yg berpendapat membatalkan krn diqiyaskan memasukan makanan/minuman scr sengaja. biasanya org yg sdh diinfus sakitnya sdh parah dan tdk wajib puasa, buka puasa sj dan mengqadhanya di lain waktu. jg sesuai dg salah satu maqhashid syariah khams, salah satunya hifdz nafs (menjaga diri).
-suntik obat di tangan/pantat atau bagian tubuh yg lain yg bukan rongga/jauf terbuka yg terhubung tdk membatalkan.

4&5. muntah dan jimak disengaja membatalkan (sdh dibahas dipostingan sebelumnya)

6. Keluar Sperma sebab bersentuhan
*keluar sperma sebab bersentuhan/bercumbu membatalkan puasa
*onani/masturbasi baik dilakukan sendiri atau oleh org lain spt istri, membatalkan puasa
*ihtilam (mimpi basah) tidak membatalkan puasa.

7-10. haid, nifas, gila dan murtad membatalkan puasa (sdh dibahas dipostingan sebelulnya)

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10211262016777340&id=1567017521