Hal yang harus dilakukan thullabul ‘ilmi asy syar’i:
1. Manajemen waktu, rencanakan semuanya dengan detail. Misalnya : Hafidzh Quran dalam waktu 3 tahun. Agar setiap hari kita hidup rapi dan tidak keluar dari trak yang akan membawa kita ke tujuan yang dicita-citakan.

2. Baca kitab tafsir, sehari minimal 2 halaman. Rekomendasi : Ibnu Katsir, As Sa’di, Muyasar.

3. Baca Kumpulan Fatwa. Karena sebagai thullabul ‘ilmi, mau tidak mau suka tidak suka pasti akan menjadi tempat bertanya bagi sebagian orang, dan ternyata sebagian besar pertanyaan itu tidak jauh berbeda. Oleh karenanya, milikilah buku kumpulan fatwa para ulama Ahlus Sunnah, baik yang berhubungan dengan masalah aqidah, ibadah, muamalah, atau masalah-masalah kontemporer.

4. Ikuti daurah-daurah keilmuan.

5. Manfaatkan TV, Internet, Radio, dan seluruh media yang ada sebagai jalan menambah ilmu pengetahuan, baik hal-hal yang berhubungan dengan syari’at atau keduniawiyan, seperti masalah-masalah kedokteran, teknologi, dan semisalnya.

[Disarikan dari ceramah Syaikh Dr. Muhammad bin Abdurrahman Al ‘Ariifii -hafidzhahullah-]