Sebuah Kalimat yg benar, NAMUN sejatinya dipakai untuk sesuatu yang bathil dari upaya pengukuhan kelompok serta golongan.

Mentahbis (memenjarakan) diri sebagai referensi ilmu yang paling benar serta akurat serta kesesatan menyertai siapapun yang tidak bersama mereka.

Lahirlah dari sikap tersebut sikap ANTI mendengarkan ilmu yang bukan dari kelompoknya dan memandang hujatan sebagai bagian amar makruf versi ilusi mereka..

-Oemar Mita-

Semoga Alloh senantiasa memberikan hidayahNya kepada Kita semua.. Aamiin..